Waspadai Bahaya Hipertensi Pada Ibu Hamil dan Janin

Waspadai Bahaya Hipertensi Pada Ibu Hamil Dan Janin. Tekanan darah tinggi yang terjadi pada masa kehamilan, bisa terjadi pada perempuan atau wanita hamil. Penyakit tersebut, sampai saat ini masih menjadi penyebab tingginya angka kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) baik pada ibu dan janin. Karena itu, perlu adanya penatalaksanaan secara khusus bagi ibu hamil, terutama  wanita hamil yang menderita hipertensi, karena bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin.Sedikitnya 10 persen wanita pada kehamilan pertamanya akan terkena tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Loading...

Menurut penelitian, bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin menyebabkan resiko terjadinya komplikasi, antara lain penyakit pembuluh darah otak dan gagal organ. Sedang pengaruhnya pada janin yang dikandungnya beresiko tinggi terkena komplikasi hambatan pertumbuhan. Berikut ini bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin serta cara mengatasinya. Simak dibawah ini.

Cara Mengatasi Bahaya Hipertensi Pada Ibu Hamil Dan Janin

bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin

Menurut laporan National High Blood Pressure Education Program Working Grup tentang hipertensi kehamilan, ada beberapa klarifikasi hipertensi pada ibu hamil. Salah satunya adalah hipertensi kronik, yaitu tekanan darah sistolik lebih besar atau sama dengan 140 mmHg. Penyakit ini terjadi sebelum masa kehamilan yaitu tepatnya 20 minggu atau pada enam minggu. Cara mengatasi bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin yaitu dengan pengobatan tekanan darah tinggi pada ibu hamil perlu dilakukan, karena kematian ibu umumnya disebabkan oleh pendarahan di otak. Jika tekanan darah sistemik melebihi 200 mmHg, angka kematian ibu hamil adalah 22 persen. Beikut ini cara mengatasi hipertensi pada ibu hamil, yaitu:

Baca juga: Inilah Cara Merancang Kehamilan Untuk Menghindari Resiko Buruknya

1. Pengobatan Nonfarmatologi

Loading...

Cara mengatasi hipertensi pada ibu hamil selanjutnya yaitu dengan pengobatan nonfarmatologi perlu dilakukan pada wanita hamil dengan hipertensi ringan. Pengobatan pencegahan bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin antara lain pengawasan ketat, pembatasan aktivitas, posisi tidur dengan posisi literal kiri, umur kehamilan.

2. Obat Antihipertensi

Ibu hamil dengan kadar tekanan darah sedang atau tekanan darah lebih 95 mmHg dapat diberikan obat antihipertensi untuk mencegah bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin. Jika hipertensi yang termasuk berat yaitu tekanan ibu hamil 160/100 mmHg, ibu hamil dapat diberikan antihipertensi parenteral, seperti labeltol, hidralazin, klonidin, dan antagonis kalsium. untuk mencegah  hipertensi pada ibu hamil

3. Pemberian Magnesium Sulfat dan Fenitoin

Untuk mencegah kejang pada ibu hamil yang disebabkan tekanan darah tinggi dapat diberikan magnesium sulfat atau fenitoin. Demikianlah pembahasan singkat tentang bahaya hipertensi pada ibu hamil dan janin. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian dan salam sehat!!

Baca juga: Inilah Tugas Suami Saat Istri Hamil Dan Melahirkan

 

Loading...

Leave a Comment