Mike Mohede Meninggal dunia Karena Serangan Jantung

Mike Mohede Meninggal dunia Karena Serangan Jantung.-Mike mohede penyanyi bersuara merdu ini meninggal dunia pada usia 32 tahun pada minggu 31/7 malam. Kabar ini sontak menjadi ramai dibicarakan dan menjadi top topik karena penyebab kematiannya yang mendadak. Menurut Kabar sejumlah media masa menyatakan bahwa, Mike Mohede meninggal karena serangan jantung. Penyanyi bernama lengkap Michael Prabawa mohede ini mengawali karir menjadi penyanyi populer setelah memenangkan ajang pencarian bakat yaitu Indonesia Idol. Dengan umur yang bisa dikategorikan cukup muda yaitu 32 tahun, Mike mohede meninggal dunia.

Mike mohede mempunyai tubuh gemuk, hal ini menjadikan salah satu pemicu dari kematiannya. kegemukan seseorang bisa menjadi penyebab terjadinya serangan penyakit jantung. karena tekanan darah yang tidak normal dan penyempitan yang terjadi pada pembuluh darah.

Penyebab Mike Mohede Meninggal Dunia

Seperti yang di tulis oleh beritasatu.com,  Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah rumah sakit jantung harapan kita ismoyo sunu, mengungkapkan, kematian yang mendadak tanpa diawali dengan gejala dan tanda keluhan yang khas, seperti yang dialami Mike Mohede karena disebabkan oleh 2 masalah jantung. serangan syndrom brugada dan serangan jantung koroner.

Syndrome brugada adalah masalah ketidakstabilan sistem listrik pada jantung yang mengakibatkan gangguan irama jantung, yang membahayakan nyawa. Syndrome ini biasanya karena genetik atau bawaan lahir. hal ini yang menjadi penyebab penyanyi Mike Mohede meninggal dunia.

Loading...

“Penyakit syndrom brugada mengancam nyawa karena menyebabkan kematian mendadak yang tidak ada gejala dan tanpa sadar meninggal. Biasanya karena genetik atau bawaan lahir.”Kata ismoyo.

Penyakit Syndrom Brugada Sebagai Penyebab Mike Mohede Meninggal Dunia

Menurut penelitian medis yang dilakukan pada mike mohede, menemukan kesamaan ciri khas yang mengarah pada syndrome brugada yang menjadikan Mike Mohede meninggal dunia. apa dan bagaimana syndrome brugada ini, berikut penuturan dari ilmu kedokteran

Mike mohede meninggal dunia
Jenazah Mike Mohede di rumah duka di bintaro sumber gambar Warta Kota

Syndrome brugada adalah berkaitan dengan hormon testosteron, semakin tinggi kadar hormon testosteron pada pria maka semakin tinggi peluang terjadi kematian oleh penyakit tersebut. Selain karena hormon testosteron, penyakit ini bisa karena genetik atau penyakit bawaan dari keturunan. hal ini juga menjadikan kematian.

Sebanyak 0,3 persen sampai 0,5 persen penduduk asean mengalami penyakit syndrome brugada tipe 1 dan 2,23 persen menderita syndrome brugada tipe2. Di indonesia sendiri belum ada data yang valid tentang hal tersebut. faktanya laki laki lebih beresiko mengalami syndrome ini dibandingkan perempuan yaitu 8 sampai 10 kali lipat terserang.

Penyakit syndrome brugada ini bisa dialami sejak kecil dan tidak akan mengalami kematian saat itu juga, namun dengan adanya peningkatan hormon laki-laki atau testosteron maka berakibat pada tingginya peluang kematian. Namun terkait hubungannya dengan hormon testosteron hal tersebut belum ada bukti dari penelitian medis.

Penanganan Syndrom brugada

Penyakit ini bisa dideteksi pada usia anak-anak oleh dokter dengan menggunakan alat Elektrokardiogram atau EKG dan apabila terdeteksi terkena penyakit maka langkah selanjutnya dengan pemasangan alat yang bernamaimplantable Cardiac Difebrillator (ICD)

ICD adalah perangkat elektronik yang bentuknya kecil yang dipasang di dalam dada untuk mengatasi masalah pada kematian mendadak. Alat ini mempunyai fungsi yang sama dengan alat pancu jantung, yang mengawasi dan memberi shock ke jantung apabila jantung berhenti dan mengembalikan kondisi irama jantung kembali normal. Ketika irama jantung tiba-tiba berpacu cepat, maka alat tersebut juga akan emberi shock jantung dan mengembalikan pada irama denyut jantung normal kembali.

Kondisi penyakit syndrom brugada dapat diketahui dengan pernah mengalami pinsan dan jantung berdebar, pada umumnya kita tidak menyadari dengan penyakit tersebut. Jika bisa ditangani sedini mungkin dengan ICD maka akan menghindari pada kematian mendadak. Pada umumnya penyakit ini menyerang pada usia muda antara umur 18 -20an.

Selain syndrome brugada, penyakit jantung koroner adalah penyakit yang menyebabkan kematian mendadak. Hal tersebut dikarenakan adanya penyumbatan pembuluh darah pada pembuluh darah koroner. Penyakit jantung koroner menyerang orang berusia lebih muda yang disebabkan oleh gaya hidup.

Baca juga: Mengatasi Kolesterol Dengan Jus Jeruk

Kolesterol tinggi, hipertensi dan obesitas atau kegemukan merupakan penyebab penyakit jantung koroner. Selain itu gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok, minum minuman berakohol, Kelebihan gula dan garam, jarang olahraga, tingkat stres yang tinggi dan kurang istirahat termasuk dalam penyebab serangan jantung.

Baca juga: Mudah Marah Rawan Terhadap Penyakit Jantung

Kematian Mike Mohede disebabkan oleh serangan jantung bisa dari serangan syndrome brugada atau serangan jantung koroner. Sebaiknya bagi Anda harus selalu memperhatikan kesehatan dengan pengecekan kolesterol dan tensi darah dan menjaga berat badan ideal sebagai solusi untuk terhindar dari penyakit mematikan tersebut. Tak kalah pentingnya yaitu menjaga gaya hidup yang sehat.

Baca juga: Ramuan Herbal Untuk Obat Darah Tinggi

Demikianlah pembahasan tentang kematian dan penyebabnya atas meninggalnya penyanyi Mike Mohede. Semoga bermanfaat dan salam sehat!!

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *