Tips Ibu hamil Muda Agar Tetap Sehat

Tips ibu hamil muda agar tetap sehat. Masa kehamilan adalah masa yang penting bagi wanita. Dimana wanita hamil atau ibu hamil tersebut diharuskan untuk menjaga kesehatannya dan kesehatan janin yang dikandungnya. Oleh karena itu, asupan gizi ibu hamil muda harus tercukupi agar janin dan dirinya tetap sehat. Ibu hamil tidak diperkenankan mengkonsumsi makanan-makanan sembarangan.

Loading...

Terdapat makanan-makanan yang baik dan tidak baik untuk dikonsumsi pada ibu hamil. Tentunya, ibu hamil haruslah pintar memilih makanan yang baik untuk kesehatannya dan janinnya, terutama makanan-makanan yang dianjurkan oleh para dokter kandungan.

Asupan gizi ibu hamil sangat mempengaruhi kesehatan si janin. Maka seorang yang sedang hamil harus benar-benar mengontrol pola dan menu makanan yang dikonsumsinya. Sebenarnya pola makan untuk wanita atau ibu hamil sama seperti pola makan sehat pada umumnya. Akan tetapi, bagi ibu hamil diharuskan lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Tidak semua makanan baik atau sehat bisa dikonsumsi oleh ibu hamil.

Tips Ibu hamil Muda

tips ibu hamil
Tips Ibu hamil Muda Agar Tetap Sehat

Berikut ini beberapa jenis gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil muda yaitu:

Kalsium

Loading...

Kalsium sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Selain itu, jika ibu hamil mengkonsumsi kalsium akan menghindarkan ibu hamil dari masalah osteoporosis. Kekurangan asupan kalsium pada ibu hamil maka janin akan mengambil kalsium pada tulang si ibu. Nah, dari sinilah awal mula ibu hamil yang kurang asupan kalsium berisiko terkena penyakit osteoporosis. Makanan yang banyak mengandung kalsium, diantaranya, susu, sayur hijau, dan kacang-kacangan.

Asam Folat

Selain kebutuhan janin untuk berkembang dengan kalsium, janin juga membutuhkan asam folat untuk kecerdasaannya nanti. Asam folat sangat dibutuhkan oleh janin dengan jumlah yang banyak. Hal ini bermanfaat untuk pembentukan sel dan sistem syarafnya. Jika asupan asam folat tidak tercukupi, maka janin akan mengalami pembentukan sel dan sistem syarafnya tidak sempurna.

Dalam kasus yang lebih parah dengan kekurangan asupan asam folat pada wanita hamil akan menyebabkan beberapa kelainan janin pada saat lahir nanti. Jenis makanan yang banyak mengandung asam folat antara lain, beras merah, buah-buahan, dan sayuran hijau.

Protein

Ibu hamil juga membutuhkan asupan protein yang banyak. Hal ini sangat penting karena protein berguna untuk pembentukan sel dan darah. Protein juga merupakan sumber kalori dan zat pembangun yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Adapun makanan yang banyak mengandung protein adalah, tempe, tahu, daging dan kacang-kacangan.

Zat Besi

Zat besi sangat penting dan dibutuhkan oleh ibu hamil. Zat besi bagi ibu hamil untuk membantu dalam proses pembentukan darah. Terutama sel darah merah (hemoglobin). Jika ibu hamil kurang asupan zat besi bisa mengalami anemia saat hamil. Makanan yang mengandung zat besi yaitu, ikan, daging dan hati.

Vitamin

Semua jenis vitamin baik untuk ibu hamil, vitamin berguna untuk membantu menjaga kesehatan selama kehamilan. Diantara manfaat vitamin untuk ibu hamil, yaitu menjaga kesehatan gusi dan gigi, menghindari kerusakan otak, melindungi jaringan organ tubuh, juga dapat membantu pertumbuhan janin. Ada banyak makanan yang mengandung vitamin yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Diantaranya, hati ikan, kuning telur, susu, buah dan sayur-sayuran.

Kalori

Ibu hamil juga sangat dianjurkan untuk banyak makan makanan yang mengandung kalori. Saat wanita hamil, ia membutuhkan tambahan kebutuhan kalori sekitar 300 sampai 400 kkal perhari. Makanan yang disarankan untuk memenuhi kalori ibu hamil adalah makanan 4 sehat 5 sempurna.

Sangat baik bagi ibu hamil mengkonsumsi kalori dari bahan makanan yang berbeda. Sebagai contoh 55 persen  kalori didapatkan dari mengkonsumsi nasi dan umbi-umbian yang berperan sebagai asupan untuk karbohidrat, 35 persen  berasal dari hewani atau nabati, dan 10 persen di dapat dari sayuran dan buah buahan yang berfungsi sebagai penghasil protein pelengkap.

Baca juga: Cara Mengatasi Stres Saat Hamil Saat Hamil Muda Dan Tua

Tips Ibu hamil Muda Agar Tetap Sehat

Awal kehamilan atau disebut hamil muda merupakan saat yang membingungkan karena pertama kalinya seorang wanita hamil. Bingung yang terjadi karena perubahan-perubahan yang dialami. Sebaiknya ditanggapi dengan tepat untuk menjaga agar tetap sehat. Banyak penyesuaian tubuh yang disebabkan oleh hormon. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar bayi tumbuh dengan normal dan sehat di dalam kandungan. Berikut ini beberapa tips ibu hamil untuk menjaga kehamilan muda, yaitu:

Mengatasi Keluhan dan Perubahan Fisik

Berbagai penyesuaian fisik yang umum terjadi yaitu mual saat hamil muda, disertai dengan muntah, payudara terasa nyeri, sering buang air kecil, pusing, sulit buang air besar (BAB), dan keinginan makan sesuatu diluar kebiasaanya. Selain itu, ibu hamil muda juga sangat sensitif terhadap bau seperti bau parfum atau pun asap rokok.

Untuk mengatasi keluhan di atas, ibu hamil dapat mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil dengan memperbanyak air minum. Selingi dengan minuman jahe. Untuk mengurangi rasa lemas saat hamil muda, cukupi asupan protein dan zat besi. Batasi makan makanan yang digoreng, makanan pedas, dan minuman bersoda.

Disarankan juga makanan yang kaya serat dan tetap melakukan aktivitas tubuh yang ringan. Jangan menahan air kencing, karena dapat memicu risiko infeksi saluran kemih. Untuk mengurangi buang air kecil pada malam hari, kurangi minum pada menjelang sore. Untuk mengatasi pusing ibu hamil muda, yaitu dengan menghindari berdiri yang terlalu lama dan jangan mengubah posisi dengan tiba-tiba. Berbaring ke sebelah kiri akan mengatasi dan meringankan rasa pusing.

Hindari Rokok, Minuman Beralkohol dan Batasi Kafein

Salah satu penyebab yang memicu terjadinya keguguran, persalinan prematur dan plasenta bermasalah adalah merokok saat hamil. Beberapa penelitian menemukan bahwa merokok berkaitan dengan bibir sumbing, hindari juga mengkonsumsi alkohol. Hal ini akan menyebabkan masalah berat badan bayi lahir rendah, gangguan  bicara dan belajar dan membuat anak hiperaktif.

Batasi juga asupan kafein saat hamil, untuk menghindarkan risiko keguguran dan masalah lain dalam kehamilan.Selain itu, hindari juga kegiatan yang membuat ibu hamil menggunakan zat kimia, seperti cairan pembersih, pestisida, atau yang mengandung logam berat.

Mengendalikan Emosi

Kehamilan dapat memicu berbagai emosi, diantaranya gembira, semangat, lelah dan gelisah. Seringkali ibu hamil khawatir dan cemas mengenai kondisi janin yang dikandungnya, kemampuan mengasuhnya nanti, hingga memikirkan kemampuan biaya persalinannya nanti. Namun, jangan hal tersebut menjadikan stres ibu hamil.

Sangat umum dan normal ibu hamil mengalami perubahan emosi yang cenderung naik dan turun secara tiba-tiba, seperti menangis. Nikmatilah proses kehamilan, jangan terlalu memaksakan atau menghakimi. Minta dukungan pada keluarga, dan pasangan Anda. Jika perubahan emosi sangat intensif, sebaiknya hubungi dokter atau psikolog.

Mempererat hubungan Dengan Pasangan

Tips ibu hamil dengan mempererat hubungan terhadap pasangan sangat penting. Masa kehamilan adalah masa yang tepat untuk mempererat keharmonisan. Ungkapkan segala kebutuhan pada pasangan dan juga kekhawatiran serta harapan yang diinginkan. Mintalah hal yang sama pada pasangan untuk mempererat kebersamaan.

Mewaspadai Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan

Tanda-tanda kehamilan bermasalah. Seperti, tanda flek atau pendarahan ringan yang terjadi pada awal kehamilan atau trimester pertama termasuk hal yang normal. Namun perlu di waspadai tanda keguguran seperti pendarahan pada kehamilan yang banyak yang diserati dengan rasa sakit perut atau pun tidak. Selain itu keluarnya cairan missv yang mengalami perubahan warna, bau atau pun gatal. Hal itu menandakan kemungkinan terjadinya infeksi yang harus ditangani oleh dokter. Infeksi bisa juga dirasakan dengan panas dan nyeri saat buang air kecil.

Mual dan muntah adalah hal lumrah yang terjadi saat hamil muda, dan pada umumnya akan semakin menurun saat kehamilan berusia 12 sampai 14 minggu. Konsultasikan ke dokter jika mengalami mual dan muntah secara terus menerus melebihi batas umum di atas. Periksakan juga jika muntah yang terjadi muntah berdarah, jantung berdetak tak beraturan atau penurunan berat badan, dehidrasi dan pusing yang berlebihan.

Pemeriksaan Rutin Ke Dokter Atau Bidan

Lakukan pemeriksaan secara rutin dan teratur ke dokter atau bidan. Pemeriksaan yang umumnya dilakukan pada trimester pertama yaitu per enam minggu. Tanyakan hal-hal yang Anda ingin tahu atau bicarakan sesuatu yang dialami kepada dokter atau bidan selama kehamilan.

Kehamilan muda sangat membutuhkan perhatian yang khusus. Masalah dan keluhan harus dikonsultasikan pada dokter atau bidan Anda. Demikianlah Tips ibu hamil agar tetap sehat. Semoga info ini bermanfaat dan salam sehat!!

Baca juga: Pentingnya Senam Dan olahraga selama kehamilan

 

Loading...

Leave a Comment